Kabupaten Muaro Jambi terletak pada 1o51' - 2o01' Lintang Selatan dan 103o15' – 104o30' Bujur Timur dengan luas wilayah 5.246 Kmatau 10,29% dari luas wilayah Provinsi Jambi. Kabupaten Muaro Jambi menempati posisi yang strategis baik dalam konstelasi internasional, nasional dan regional. Posisinya terhadap kawasan segitiga pertumbuhan Singapura, Johor dan Riau (SIJORI) merupakan potensi bagi pengambilan peran dalam kerjasama regional Indonesia-Malaysia-Singapura Growth Triangle (IMS-GT).

Aksesibilitas yang tinggi dengan adanya lintasan jalur lintas timur menghubungkan Kabupaten Muaro Jambi dengan kota-kota utama di Sumatera bagian timur dan Pulau Jawa. Posisi geografis Kabupaten Muaro Jambi yang mengelilingi Kota Jambi menjadi pilihan bagi relokasi dan limpahan kegiatan dari Kota Jambi dan memantapkan posisinya sebagai pintu gerbang Provinsi Jambi. Kedekatannya dengan Pelabuhan Kuala Tungkal dan Pelabuhan Muara sabak yang akan dihubungkan dengan jembatan Batanghari II memberikan peluang bagi pemasaran produk-produk wilayah.

Kabupaten Muaro Jambi merupakan bagian dari wilayah Provinsi Jambi, dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Batang Hari.

Pada awal terbentuknya, Kabupaten Muaro Jambi terdiri dari 7 kecamatan dan 120 desa yang secara administratif berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat di sebalah utara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur di sebelah timur, Kabupaten Muaro Jambi di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Batang Hari, perbatasan di wilayah Selatan  berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan. Sejalan dengan perkembangannya Kabupaten Muaro Jambi sekarang menjadi terdiri dari 11 Kecamatan, 5 kelurahan dan 150 desa, dengan rincian : Secara terperinci, batas wilayah administrasi Kabupaten Muaro Jambi dapat dilihat dalam tabel di bawah ini dan peta 2:

  1. Kecamatan Mestong ibukota Tempino terdiri dari 1 kelurahan  dan 14 desa.

  2. Kecamatan Sungai Bahar ibukota Suka Makmur terdiri dari 11 desa.

  3. Kecamatan Bahar Selatan ibukota Bukit Subur terdiri dari 10 desa.

  4. Kecamatan Bahar Utara ibukota Sumber Mulya terdiri dari 11 desa.

  5. Kecamatan Kumpeh Ulu ibukota Muara Kumpeh terdiri dari 18 desa.

  6. Kecamatan Sungai Gelam ibukota Tangkit terdiri dari 15 desa.

  7. Kecamatan Kumpeh ibukota Tanjung terdiri dari 1 kelurahan dan 16 desa.

  8. Kecamatan Maro Sebo ibukota Jambi Kecil terdiri dari 1 kelurahan dan 11 desa.

  9. Kecamatan Taman Rajo ibukota Kemingking Dalam terdiri dari 10 desa.

  10. Kecamatan Jambi Luar Kota ibukota Pijoan terdiri dari 1 kelurahan dan 19 desa.

  11. Kecamatan Sekernan ibukota Sengeti terdiri dari 1 kelurahan dan 15 desa.

 

 

Kabupaten Muaro Jambi terletak pada 1o51' - 2o01' Lintang Selatan dan 103o15' – 104o30' Bujur Timur dengan luas wilayah 5.246 Kmatau 10,29% dari luas wilayah Provinsi Jambi. Kabupaten Muaro Jambi menempati posisi yang strategis baik dalam konstelasi internasional, nasional dan regional. Posisinya terhadap kawasan segitiga pertumbuhan Singapura, Johor dan Riau (SIJORI) merupakan potensi bagi pengambilan peran dalam kerjasama regional Indonesia-Malaysia-Singapura Growth Triangle (IMS-GT).

Aksesibilitas yang tinggi dengan adanya lintasan jalur lintas timur menghubungkan Kabupaten Muaro Jambi dengan kota-kota utama di Sumatera bagian timur dan Pulau Jawa. Posisi geografis Kabupaten Muaro Jambi yang mengelilingi Kota Jambi menjadi pilihan bagi relokasi dan limpahan kegiatan dari Kota Jambi dan memantapkan posisinya sebagai pintu gerbang Provinsi Jambi. Kedekatannya dengan Pelabuhan Kuala Tungkal dan Pelabuhan Muara sabak yang akan dihubungkan dengan jembatan Batanghari II memberikan peluang bagi pemasaran produk-produk wilayah.

Kabupaten Muaro Jambi merupakan bagian dari wilayah Provinsi Jambi, dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten Batang Hari.

Pada awal terbentuknya, Kabupaten Muaro Jambi terdiri dari 7 kecamatan dan 120 desa yang secara administratif berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat di sebalah utara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur di sebelah timur, Kabupaten Muaro Jambi di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Batang Hari, perbatasan di wilayah Selatan  berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan. Sejalan dengan perkembangannya Kabupaten Muaro Jambi sekarang menjadi terdiri dari 11 Kecamatan, 5 kelurahan dan 150 desa, dengan rincian : Secara terperinci, batas wilayah administrasi Kabupaten Muaro Jambi dapat dilihat dalam tabel di bawah ini dan peta 2:

  1. Kecamatan Mestong ibukota Tempino terdiri dari 1 kelurahan  dan 14 desa.

  2. Kecamatan Sungai Bahar ibukota Suka Makmur terdiri dari 11 desa.

  3. Kecamatan Bahar Selatan ibukota Bukit Subur terdiri dari 10 desa.

  4. Kecamatan Bahar Utara ibukota Sumber Mulya terdiri dari 11 desa.

  5. Kecamatan Kumpeh Ulu ibukota Muara Kumpeh terdiri dari 18 desa.

  6. Kecamatan Sungai Gelam ibukota Tangkit terdiri dari 15 desa.

  7. Kecamatan Kumpeh ibukota Tanjung terdiri dari 1 kelurahan dan 16 desa.

  8. Kecamatan Maro Sebo ibukota Jambi Kecil terdiri dari 1 kelurahan dan 11 desa.

  9. Kecamatan Taman Rajo ibukota Kemingking Dalam terdiri dari 10 desa.

  10. Kecamatan Jambi Luar Kota ibukota Pijoan terdiri dari 1 kelurahan dan 19 desa.

  11. Kecamatan Sekernan ibukota Sengeti terdiri dari 1 kelurahan dan 15 desa.